|
Sejak awal kamu sudah tahu, kalau dia telah memilih orang lain. Dia memang bukan milikmu. Sialnya, jangan-jangan takdir juga berkata begitu. Kamu juga tidak bisa pergi, karena sudah pula berjanji. Lagipula, bukankah sahabat sejati takkan pernah benar-benar pergi? Bukankah mereka akan selalu terpatri di dalam hati? Jangan pernah membiarkan cinta merusaknya. Lalu, kenapa kamu selalu terjaga hingga pagi, setiap mendengar cerita pertengkarannya dengan kekasih hati? submitted by: Ruby Astari |
| melionly July 31, 2007 03:52 PM PDT bagus tulisannya. | ||
| niken November 25, 2006 08:02 AM PST dah nyatakan saja, dia berhak tahu, kau berhak jujur pada dirimu sendiri. bleh | ||
| Leave a Comment: |