Entry: Biru Monday, October 09, 2006



Aku berdiri terdiam memandang dirinya.

Wanita itu duduk sendiri dengan tenang di tengah padang rumput yang kelam. Langit terlihat muram, dengan sisa-sisa awan hitam bergantung malas. Dia termenung memikirkan sesuatu, tersenyum pahit memandang kusamnya alam.

Apa yang sebenarnya ada di hatinya? Mungkinkah sebuah perasaan dilematis yang menjalari sekujur tubuhnya? Sebuah cinta yang hilang dari asanya?

Aku ingin merengkuhnya erat dan aku tahu hanya aku yang bisa mengembalikan kebahagiaannya.

Aku tahu apa yang harus aku lakukan untuk mengembalikan biru langitnya.

Aku mengangkat teleponku.

“Halo, ya, ini saya lagi. Bisa tolong kirimkan dua tube akrilik warna light blue dan cyan? Terima kasih.”


created by: Rangga

   0 comments

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments