Entry: Monster Thursday, October 12, 2006



Dia masih mengejar. Aku tahu itu. Entah bagaimana aku bisa merasakannya.

Sialan! Bagaimana mungkin dia masih bisa bergerak dengan luka seperti itu? Aku yakin pisau itu menembus jantungnya.

Lantai dua. Hanya tinggal itu harapanku. Tinggal sedikit lagi. Harus terus berlari.

Dia masih ada di belakangku.

Aku terpana. Mana pintunya? Tidak mungkin aku terperangkap. Ini rumahku sendiri!

Suara langkah. Darahku serasa berhenti mengalir. Dingin. Aku bisa mendengar jantungku berdegup semakin kencang. Dia ada di

sini. Aku bisa mendengar nafasnya. Perlahan aku membalik badan. Sekujur tubuhku bergetar hebat. Dinding terasa dingin di

punggungku.

Tuhan, aku belum mau mati!

Dia membuka mulutnya.

"Ayah?"



submitted by: boxybiru

   0 comments

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments